“Kak Ita boleh ‘nggak pinjam pulpennya, satu. Punyaku tintanya habis,” Ully merayu kakaknya. Ita menggeleng.
”Aku juga mau pakai.”
“Kak Ita, kan, sedang menggambar.”
“Memang. Tapi besok aku ada ulangan. Kalau tintanya habis saat sedang ulangan, bagaimana?”